SENTANI – Petugas Aviation Security (Avsec) Bandar Udara Internasional Sentani, Jayapura, berhasil menggagalkan upaya penyelundupan narkotika jenis ganja kering dengan total berat 2.687 gram yang dibawa seorang penumpang maskapai Lion Air tujuan Sorong, Senin (13/7/2026).
Penumpang berinisial RGS (23), seorang mahasiswa asal Kota Sorong, Papua Barat Daya, memasuki area Pemeriksaan Keamanan Bandara Internasional Sentani untuk penerbangan Lion Air JT 799 rute Jayapura–Sorong.
Saat barang bawaan dimasukkan ke dalam mesin pemindai X-Ray, operator Avsec mengamati adanya anomali bentuk citra organik yang mencurigakan berupa bungkusan-bungkusan terpisah di dalam sebuah tas ransel hitam dan koper pakaian merah milik penumpang tersebut.
Sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP), operator X-Ray menginstruksikan pemeriksaan manual (hand search). Pemeriksaan fisik luar menguatkan indikasi adanya barang terlarang. Untuk mencegah gangguan keamanan di area publik bandara, terduga beserta seluruh barang bawaannya segera diamankan oleh personel Avsec menuju Posko Avsec.
Selanjutnya, terduga dan seluruh barang bawaan dipindahkan secara tertutup ke Kantor Administrasi PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) Kantor Cabang Bandara Sentani. Proses pembongkaran menyeluruh dilaksanakan di hadapan terduga dan disaksikan langsung oleh aparat Polsek Kawasan Bandara Sentani serta personel BKO Pengamanan Bandara.
Dari hasil pembongkaran, ditemukan total 19 paket ganja kering dengan rincian:
- Koper pakaian merah: 18 bungkus ukuran sedang berisi ganja kering dengan berat 537 gram.
- Tas ransel hitam: 1 bungkus ukuran besar berisi ganja kering seberat 2.150 gram (±2,5 kg).
Total berat keseluruhan barang bukti mencapai 2.687 gram.
Setelah dilakukan pemeriksaan dan pengambilan keterangan awal, terduga beserta seluruh barang bukti diserahkan kepada Polsek Kawasan Bandara Sentani. Kasus kemudian dilimpahkan ke Direktorat Sat Narkotika Polda Papua guna pengembangan penyelidikan tindak pidana narkotika lebih lanjut.
Selain barang bukti narkotika, petugas juga menyita koper merah dan tas ransel hitam milik terduga, serta melakukan pendataan dokumen identitas berdasarkan KTP dan boarding pass penerbangan.
Keberhasilan pengungkapan kasus ini tidak lepas dari ketelitian petugas Avsec yang bertugas, mulai dari operator X-Ray, pemeriksa manual, personel walking patrol, hingga penanggung jawab regu Airport Security yang sedang bertugas, serta dukungan personel BKO TNI dan Polsek Kawasan Bandara Sentani.
Kejadian ini kembali menegaskan komitmen seluruh unsur keamanan penerbangan di Bandara Internasional Sentani dalam mencegah peredaran narkotika melalui jalur udara.
.jpeg)
